haiku

Salju

Putih nan suci

Rintik-rintik salju-Nya

Melebur dosa

(Haiku by @heningperwita)

Hal pertama saat menyentuh salju Jepang, yang saya bayangkan adalah betapa sempurna ciptaan Allah. Putih, bersih, turun rintik-rintik dari langit, terkumpul di atas tanah, menetap cantik. Hanya menunggu sinar matahari yang terang saja ia akan segera mencair. Namun jika matahari tak kunjung datang di musim dingin, salju akan terus menumpuk semakin indah.

Salju yang suci diibaratkan dapat membersihkan segala dosa yang telah kita perbuat. Seperti doa berikut:

Allaahumma thahhirnii minadz dzunuubi wal khathaayaa. Allaahumma naqqinii minhaa kamaa yunaqqats tsaubul abyadhu minan danasi. Allaahumma thahirnii bil tsalji wal baradi wal maa’il baaridi.”

Artinya: “Ya Allah, sucikanlah diriku dari berbagai dosa dan kesalahan. Ya Allah, bersihkanlah diriku darinya sebagaimana dibersihkannya kain putih dari kotoran. Ya Allah, sucikanlah diriku dengan salju, embun, dan air yang dingin.”

Musim dingin bagi orang-orang beriman dapat dimaknai sebagai momentum panen ibadah. Bagaimana tidak dikatakan panen jika waktu malam yang diberikan Allah sangat panjang, sedangkan waktu siang sangat pendek. Malam yang panjang sangat tepat jika digunakan untuk salat malam (qiyam). Siang yang pendek sangat tepat digunakan untuk berpuasa (shiyam). Cuaca yang sejuk tanpa sengatan matahari, merupakan kesempatan jika kita manfaatkan untuk berpuasa. Bahkan Umar bin Khattab berkata jika musim dingin merupakan ghanimah baridah, artinya harta berharga yang didapat tanpa susah payah.

Standard

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s